Tentang stres dan belajar memercayai Tuhan

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat pencerahan tentang stres melalui buku Jerry Bridges-Trusting God. Dikatakan di situ bahwa apabila kita ingin menjalani hidup yang lebih santai, kita harus belajar hidup dengan agenda tunggal yaitu agenda Allah. Kita cenderung hidup dengan dua agenda, agenda kita dan agenda Allah. Ketegangan antara kedua agenda itulah yang memicu stres.

Agenda Allah bagi hidup kita adalah agar kita semakin serupa dengan Yesus dalam hal karakter. Yaitu saling mengasihi, bersukacita, mempunyai ketenangan hati, sabar dan berbudi, baik terhadap orang lain, setia, rendah hati, dan sanggup menguasai diri. Dan Allah juga punya rencana yang spesifik bagi setiap orang, yang disesuaikan bagi kehidupan pribadi kita. 

Jadi belajar hidup dengan agenda tunggal Allah maksudnya adalah belajar memercayai Allah di tengah keputusan orang lain dalam hidup kita. Allah berdaulat atas manusia. Dan agendaNya bagi hidup kitalah yang akan Allah jaga, lindungi, dan kembangkan

*

Jerry memberi contoh tentang sebuah kecelakaan dimana mobil si A ditabrak oleh mobil si B yang menerobos lampu merah. Si A berharap seandainya Allah melindungi dia, dan Allah membuat mobil si B tiba-tiba bersayap dan terbang di atas mobilnya yang ditabrak tersebut sehingga kecelakaan dapat dihindari.

Nah, apa yang ada di balik pernyataan semacam itu adalah gagasan bahwa Allah tiba-tiba dihadapkan dengan sebuah krisis dalam hidup kita anak-anakNya, dan tidak punya jalan lain kecuali melakukan mukjizat atau membiarkan krisis itu terjadi.

Allah memang membiarkan krisis terjadi dalam situasi si A yang mobilnya tertabrak tersebut. Namun itu bukan karena IA tidak bisa mencegahnya. Sungguh, Allah berdaulat atas segala sesuatu. Memang ada banyak kisah berakhir bahagia, namun bagaimana dengan kisah yang berakhir tidak bahagia? Apakah Allah juga berdaulat? Ini adalah pertanyaan krusial.

Alkitab jelas memberitahu kita bahwa Allah mengendalikan hal yang baik maupun yang buruk. Dalam kisah Ester, Daniel, Ayub, Rut, Yusuf, and many more.. menunjukkan bahwa IA tidak memalingkan wajahNya atau tidak menyangka ketika kemalangan menimpa kita. IA mengendalikan kemalangan itu, dan mengarahkannya untuk menghormatiNya, serta untuk kebaikan kita. Allah sempurna dalam kasih, dan hikmat-Nya tak terbatas.

*

Namun ada beberapa peringatan yang perlu kita renungkan agar kita tidak salah menggunakan ajaran mengenai kedaulatan Allah atas manusia.

  1. Satu, ajaran ini bukan sebagai dalih atas kekurangan kita sendiri. Misalnya kita gagal ujian. Pertama-tama kita mesti memeriksa hidup kita untuk melihat kemungkinan alasannya adalah pada kinerja kita sendiri. Mungkin kita pemalas.
  2. Kedua, kita mestilah merespon secara aktif terhadap tindakan-tindakan orang lain yang berdampak pada kita. Kita mesti ambil langkah yang masuk akal dalam kehendak Allah, untuk melindungi dan memperbaiki situasi kita.
  3. Ketiga, ajaran tentang kedaulatan Allah tidak untuk menutup mata terhadap perbuatan atau keputusan kita yang melukai orang lain, atau bukan untuk pembiaran jika ada sesuatu yang jahat terjadi di sekitar kita. Karena Allah akan meminta pertanggungjawaban kita terhadap keputusan kita.

Kita tidak tahu bagaimana IA menggerakkan hidup orang lain, entah itu menguntungkan atau merugikan dari sudut pandang kita. Yang kita tahu adalah Tuhan akan bekerja untuk menggenapi tujuanNya, yang pada akhirnya untuk kebaikan kita. Tugas kita adalah menaati kehendak Allah yang diajarkan dalam Alkitab untuk menjadi bijaksana, teliti, bertanggung jawab, serta bekerja atau belajar sebaik mungkin.

2 thoughts on “Tentang stres dan belajar memercayai Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s