Tinggal di Luar Negeri

Saya lagi denger-denger rencana salah satu keluarga untuk dapat tinggal di luar negeri. Perjuangannya panjang. Mulai dari kursus bahasa, trus ujian bahasa, urus visa, dan macam-macam. Saya mewanti-wanti agar tetap berhati-hati. 

Lantas muncul pertanyaan: bagaimana jika rencananya ke luar negeri gagal atau tertunda? Keluarga saya ini ternyata udah punya rencana B alias rencana cadangan. Baguslah. Soalnya, kita manusia, kalau rencananya gagal, apalagi jika kita sangat menginginkannya, biasanya menjadi sangat kecewa. Betul, kan? πŸ˜πŸ˜ 

Pas masih kecil saya pernah bermimpi untuk bisa tinggal di luar negeri. Mungkin sekolah atau kerja. Setelah menikah, kami memang sempat tinggal di luar negeri sebentar. Trus pulang ke Indonesia. 

Dalam pikiran saya yang masih belia saat itu, orang-orang yang tinggal di luar negeri hidupnya tanpa masalah. Bahagia. Tralala-trilili. But then waktu berlalu dan berbagai macam keadaan udah dijalani. πŸ˜πŸ˜ Sekarang, keinginan untuk tinggal atau pergi ke luar negeri lenyap sama sekali. Sekarang saya senang tinggal dekat sama keluarga di Indonesia, dan saya senang menyebut Indonesia sebagai β€˜rumah’. πŸ˜ŠπŸ˜Š

** 

Baru-baru ini, teman saya kurang lebih bertanya tentang apakah saya ada keinginan pergi ke Yerusalem untuk semacam perjalanan ziarah gitu. Surprisingly, dengan bersemangat saya bilang: enggak. Memang betul, dulu keinginan itu pernah ada. Tapi sekarang keinginan itu sama sekali tidak pernah terlintas lagi. Saya sudah merasa cukup dengan hidup yang sekarang saya jalani ini. 

β€œNanti kita ke Yerusalem yang baru aja..” ujar saya dengan hati senang. πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

Sekarang saya sudah menemukan jawaban bahwa ternyata kebahagiaan bukan ditentukan dari tinggal di mana atau kerjanya di mana, atau kerjanya apa. Dan mau tinggal di mana pun, atau kerja di mana pun di bumi ini, masalah akan terus ada. Dan tentu, solusinya juga ada. πŸ˜Š 

Kebahagiaan ditentukan dari apakah kita dapat menerima kenyataan hidup yang diberikan Tuhan untuk dijalani sekarang, dan dapat bersyukur untuk itu. πŸ˜ŠπŸ˜Š

**

Kalian bagaimana? Pernah pengen tinggal di luar negeri juga? 

10 thoughts on “Tinggal di Luar Negeri”

  1. aku masih pengen ke Luar negeri , Mes, spesifik di Inggris doang hahahah. Pengen tinggal ya, bukan liburan. Kalau liburan malah ngerasa sayang duitnya dan mikir ah cuma gitu aja kalo liburan ke spot liburan doang ya. Entah kenapa aku seneng bangeeet yang dua tahun di sana, bisa jadi karena tau cuma dua tahun ya, tau bahwa itu akan segera berakhir, gitu. Jadi kayaknya berasa gak ada masalah yang cukup berarti dan aku gak ada kangen indonesia samsek loh bisa bisanya saat itu apalagi pas bapak mamakku ke sana juga. Tapiiiii di atas semuanya itu ke manapun aku maunya ya sama oang orang tercinta yaaa, that’s my home. Aku sempat dorong suami ambil s3 buat ke sana lagi hahaha dia nggak mau dah cukuplak sekolah lelaaah katanya, yaudin gapapalah ya masih ada pengen pengen dan nostalgia gapapalah ya

    Like

    1. Kesukaan kakak sama Inggris memang terlihat dari catatan2 kakak di blog πŸ˜„πŸ˜„ kalo emang berjodoh sama Inggris suatu saat nanti mudah2an akan kesampaian kesana lagi ya kak 😊😊

      Like

  2. Bahagia atau tidak, nggak berhubungan dengan tempat tinggal ya sebenernya. Tapi lebih gimana penilaian/pemikiran kita… Kalo memang pada dasarnya nggak pernah puas, ya melihat keadaan orang lain pasti selalu lebih baik πŸ™‚

    Like

  3. Aku tinggal di luar negeri sekitar 16 tahun sekarang, memang ngga seglamor yang dipikirkan banyak orang di Indonesia, foto2 di bangunan cantik pake coat panjang dengan background autumn haha. Yang ngga enak juga banyak, mulai dari birokrasi yang ngga abis abis (di awal2nya), belajar bahasa sampai kudu apa2 sendiri, harus bisa mandiri, sementara di Indonesia support systemnya banyak kan mulai dari orangtua, teman, tetangga, sampe beli makanan atau servicepun gampang pake gojek lah etc.

    That said, aku tetep senang tinggal di tempat ku yang sekarang, karena aku merasa tinggal di luar negeri itu membuka pikiran, ketemu orang yang punya pola pikir beda, cara hidup yang beda, pandangan beda, dan budaya yang beda dan kita yang harus pinter2nya menyesuaikan diri tanpa kehilangan jati diri sendiri.

    Sekarang, aku sudah menganggap tempat aku tinggal adalah rumah, bukan lagi sekadar “tinggal di luar negeri”. Justru malah ke Indonesia anggapannya liburan. Ya tentunya masing2 lah. Ada yang lebih cocok tinggal di Indonesia dan ada yang merasa lebih nyaman tinggal di luar negeri, diluar jangkauan saudara dan tetangga kepo. Haha just kidding.

    Like

    1. jadi penting untuk set boundaries ya mbak Eva 😊😊 btw aku tetangga kepo lho hahhahaha.. kepo utk hal yg berguna tapinya 😁😁😁

      Liked by 1 person

  4. Kalau saya gak pengen tinggal di luar negeri. Tapi kalau diajak keliling dunia mau. Misalnya setahun 3 kali πŸ˜„

    Like

  5. Hai Messa, aku sedang tinggal di luar negeri, dan percayalah tinggal di LN selalu indah dan bahagia cuma ada dalam vlog2 aja haha πŸ˜† ; busuk2nya LN jarang sekali dibikin vlog πŸ˜€ . Bahagia atau tidak dimana kita berada, ya diri kita sendiri yg ngatur, mau bahagia cari kegiatan yg bikin bahagia, lihat sekeliling yg bikin bahagia. Klo ditanya pengen ke LN mana yg ingin dicapai, kaya target gitu loh, tp buat jalan2/liburan bentar aja, aku pengen ke New york, biar bisa nyanyi:

    I’m gonna make it by any means, I got a pocket full of dreams
    Baby, I’m from New York
    Concrete jungle where dreams are made of
    There’s nothing you can’t do
    Now you’re in New York
    These streets will make you feel brand new
    Big lights will inspire you
    Hear it from New York, New York, New York!

    Like

    1. Ceritain di blog ya kak kalo ntar udah nyampe New York πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„ aku senang membaca pengalaman orang2 kak

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s