Bapak Siahaan

Adik saya baru-baru ini bercerita tentang seorang guru di sekolah mereka. Ceritanya bener-bener inspiring makanya saya suka dan saya putuskan untuk menuliskannya di sini. Semoga menghibur. πŸ™‚

Jadi, salah satu teman adik saya, sebut saja namanya Ratih, kakinya sakit selama beberapa minggu dan sudah berwarna ungu. Dari sisi medis -kata adik saya- jika luka sudah berwarna ungu dicurigai jaringannya bermasalah. Dan jika tidak ditindaklanjut kaki Ratih bisa-bisa diamputasi. Penyebab Ratih sakit adalah karena tidak sengaja kena tabrak.

Para guru dan teman-teman terus menerus menyemangati Ratih dan menyuruhnya berobat. Keluarga Ratih telah melakukan yang terbaik sesuai kemampuan mereka untuk menyembuhkan Ratih.

Suatu hari, seorang guru baru bermarga Siahaan muncul dan melihat kondisi kaki Ratih yang berjalan dengan tongkat bantu/kruk. Ia kemudian meminta Ratih datang ke ruangannya setelah pelajaran usai. Kemudian Ratih datang dan tak disangka-sangka, bapak guru bermarga Siahaan itu membersihkan dan mengobati lukanya, dan membalutnya dengan perban. Bapak Siahaan kemudian mengajari Ratih cara merawat sendiri lukanya di rumah. Sekarang kondisi Ratih sudah semakin membaik.

Meresponi kejadian tersebut, adik saya bilang gini.. “keren banget sih Pak Siahaan itu.. dia menjalani apa yang diajarkannya..” Walk the talk-lah istilahnya ya. Bukan sekadar teori doang, tapi dilakukan. πŸ™‚ Awesome, huh? πŸ™‚ Seneng ya kita denger-denger cerita yang heart-warming kayak gini. Cerita-cerita tentang a good role model yang berdampak positif di mata orang-orang yang melihat perilakunya. πŸ™‚

Masih adakah orang-orang seperti Bapak Siahaan ini di sekitar kalian para pembaca budiman? Saya percaya masih banyak orang-orang seperti Bapak Siahaan ini di antara kita. πŸ™‚ Mudah-mudahan kita masing-masing bisa menjadi ‘Bapak Siahaan’ di mana pun kita ditempatkan ya. Amen! πŸ™‚