Category Food Journey

Bikin Gimbap ala Korea

Adik saya itu penggemar berat Korea. Pokonya dikit-dikit pasti Korea. Dan dia udah lumayan banyak tau istilah sehari-hari dalam bahasa Korea, sampe berbagai nama masakan. Jadi, minggu lalu dia ngasih ide, gimana kalo kami bikin gimbap.  “Gimbap? Apa itu?” Tanya saya ke adik. Trus dia tunjukin gambar. “Oh, ini mah kek sushi-nya Jepang,” pikir saya […]

Bolu Susu Lembang untuk Ulang Tahun

Dalam rangka ultah suami, saya pengen masak kue untuk dinikmati bersama di hari peringatan kelahiran tersebut. Pilihan jatuh ke Bolu Susu Lembang karena iklannya sering wara-wiri di WA grup, sehingga saya penasaran dengan rasanya. 😀 Tapi akhirnya masak kuenya ditunda, dan jadinya baru kemarin itu bolunya dimasak. Berhubung udah bertahun enggak masak kue, bawaannya semacam […]

Produktif

Hari ini saya lumayan produktif. Produktif di dapur. 😁😁😁 Bangun tidur kira-kira jam setengah enam pagi, langsung cuci muka, berdoa, baca renungan, nulis jurnal.

Petai

Tadi saya ke pasar beli tomat, bawang, cabe, dan kawan-kawannya. Trus keinget beli petai atau pete, karna suami saya seneng petai. As long as i remember, it’s been a while since the last time we eat petai at home. Keknya sebelum kami pindah ke Bekasi.

Cara Menemukan Tempat Makan Enak (Kalo Kamu Lagi Traveling)

Baca review atau ulasan di mesin pencari dengan kata kunci, ‘tempat makan enak di Samosir’, ‘tempat makan enak di Jogja’, atau ‘tempat makan enak di Bandung’, misalnya, sah-sah aja sih sebenernya, tapi saya enggak pernah melakukan opsi ini.

When in Medan, Eat Like Medanese

“Hari ini jalan kemana kita?” pagi itu bapak bertanya kepada saya yang baru saja bangun dari tidur. “Kemana ya?” saya balik bertanya. Saya enggak ada ide. Atau tepatnya belum ada ide. Karena, jujur, sebangun tidur langsung ditodong pertanyaan mahapenting kek gitu saya belum mampu jawab karena kesadaran saya belum terkumpul sepenuhnya. 😀

Joglo Mandapa, untuk Ketenangan Jiwa di Jogja

Saking kerennya tempat ini, sebenernya enggak pengen ditulis di sini sih, biar enggak hip. 😆😆 Cuma.. yang menentukan apakah satu tempat akan menjadi hip atau tidak kan bukan saya yah? Melainkan algoritma om gugel yekan? 😁😁 (bercanda woy) 😁😁😅😅

Lumpia Malioboro

Karena satu dan lain hal, rencana semula mampir ke Mirota, yang ternyata udah sekitar dua tahun berganti nama menjadi Hamzah Batik, terpaksa berganti. Hari mendung, agak gerimis. Saya berjalan kaki menyusuri jalanan Malioboro yang terkenal itu. Melewati pasar Beringharjo, kuda, becak, penjual batik dan oleh-oleh tumpah ruah.

Gogalbi, Finally

Di salah satu tanjakan di daerah MT. Haryono Balikpapan, ada satu tempat makan yang kalo malam hari selalu terlihat remang-remang romantis dari jalanan. Suami saya beberapa kali pernah nyeletuk kalo suatu hari nanti kami harus menyambangi tempat yang terlihat ‘amat mengundang’ tersebut.

Add More Chili, Please…

Ngomongin makanan selalu bikin saya semangat. Mungkin karena sejak kecil udah dijejali dengan berbagai jenis makanan di Medan. Mulai dari susu horbo atau susu kerbau yang menurut saya adalah keju mozzarella-nya Batak, yang sering dibawa sanak saudara kami dari Samosir ke Medan jika mereka berkunjung.