Pada malam-malam ketika tak dapat tidur

Sewaktu lagi sakit-sakitnya kena covid di bulan Juli kemarin, saya lumayan banyak mengonsumsi video lucu-lucu untuk menolong melewati rasa sakitnya. Saya bahkan membuat komentar-komentar konyol pada foto-foto maupun video yang dikirim keluarga untuk melawan rasa sakit yang mendera. Kegiatan tersebut memang lumayan menghibur. Konon, mengonsumsi lucu-lucuan bisa meningkatkan imun dan tertawa bisa meningkatkan hormon endorfin … Continue reading Pada malam-malam ketika tak dapat tidur

Apakah satu-satunya cara menangani penderitaan adalah dengan berusaha menghilangkannya?

Ada satu chapter yang sangat menarik dalam buku 'Hikmat Seumur Hidup' yang ditulis oleh Joni Earackson Tada. Latar belakang Joni adalah: ia seorang perempuan yang mengalami kecelakaan ketika berusia 17 tahun, kemungkinan besar karena miskalkulasi mengenai kedalaman teluk Chesapeake tempatnya berenang kala itu. Kecelakaan tersebut mengakibatkan tubuhnya lumpuh. Namun Joni yakin bahwa ia masih dapat … Continue reading Apakah satu-satunya cara menangani penderitaan adalah dengan berusaha menghilangkannya?

Tentang memaafkan

Seberapa sering kalian marah dalam seminggu? Sekali? Dua kali? Atau tiap hari marah? 😁😁 I used to be sangat pemarah. Bapak saya sering nasehatin agar saya sering-sering senyum ramah supaya wajah saya enggak manyun melulu seperti orang yang batinnya tertekan. Wajah saya dalam foto di buku rapor pun mukanya tertekuk melulu, dan selama bertahun-tahun saya … Continue reading Tentang memaafkan

Tentang stres dan belajar memercayai Tuhan

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat pencerahan tentang stres melalui buku Jerry Bridges-Trusting God. Dikatakan di situ bahwa apabila kita ingin menjalani hidup yang lebih santai, kita harus belajar hidup dengan agenda tunggal yaitu agenda Allah. Kita cenderung hidup dengan dua agenda, agenda kita dan agenda Allah. Ketegangan antara kedua agenda itulah yang memicu stres. … Continue reading Tentang stres dan belajar memercayai Tuhan

A Praying Life

Beberapa bulan lalu saya patah hati. Tapi walaupun udah tau bahwa masalah-masalah akan terus muncul dalam perjalanan hidup, ya tetep aja rasa sedih, marah dan kecewa, muncul. Saya berhenti ngeblog and wrote a lot on my daily journal. Kayaknya saya kena depresi ringan juga, karena saya males ketemu orang waktu itu. And i was crying … Continue reading A Praying Life

Dealing with young people

Sewaktu masih kecil, saya pernah rutin membaca renungan Alkitab dengan orang dewasa di keluarga kami. Namun, setelah semakin banyak masalah muncul, saya menjadi tidak memercayainya karena sikapnya tidak mencerminkan renungan-renungan yang kami baca. Dalam pikiran saya yang masih muda kala itu, kalau orang rajin baca renungan Alkitab, mestinya hidupnya menabur kebaikan dan lebih berempati; bukan … Continue reading Dealing with young people

Mencintai diri sendiri (dan orang lain)

β€œSaat ini dunia sedang dininabobokkan dalam aktifitas bernama pemanjaan diri.” Begitulah kata artikel yang saya baca baru-baru ini. Pemanjaan diri dalam konteks ini bisa didefinisikan sebagai perhatian berlebihan kepada diri sendiri. Awalnya saya kurang setuju dengan kesimpulan tersebut. Tetapi, kalo diingat-ingat lebih lanjut, ya ada benernya juga sih... Dari pengalaman hidup saya belajar bahwa jika … Continue reading Mencintai diri sendiri (dan orang lain)

Puasa

Selama setahun kemarin kami punya permasalahan penting yang belum tuntas. Padahal udah didoain terus-menerus. Pernah satu waktu saya pikir masalahnya akan tuntas, eh ternyata enggak. Masalahnya justru start all over again. Jadi karena masalahnya belum tuntas juga, saya memutuskan untuk berpuasa. Inspirasi berpuasa ini datang dari kisah Ester dalam kitab Perjanjian Lama yang berpuasa untuk … Continue reading Puasa