Bikin Gimbap ala Korea

Adik saya itu penggemar berat Korea. Pokonya dikit-dikit pasti Korea. Dan dia udah lumayan banyak tau istilah sehari-hari dalam bahasa Korea, sampe berbagai nama masakan. Jadi, minggu lalu dia ngasih ide, gimana kalo kami bikin gimbap.  “Gimbap? Apa itu?” Tanya saya ke adik. Trus dia tunjukin gambar. “Oh, ini mah kek sushi-nya Jepang,” pikir saya … Continue reading Bikin Gimbap ala Korea

Ikut Kelas Pelatihan

Hari Minggu kemarin saya ikut kelas pelatihan dan menjadi sangat ngantuk di sekitar jam 9 malam. Udah pengen pencet 'leave' di zoom, tapi rasanya enggak etis gitu, pergi sebelum kelas ditutup. 😀 😀 Akhirnya setelah pelatih kami selesai memberi penjelasan, sesi tanya jawab pun dibuka. Nah, karena pertanyaan dari peserta bagus-bagus, saya pun menahan diri … Continue reading Ikut Kelas Pelatihan

Kado bagi Negeri

Sabtu kemarin udah saya jadwalin untuk menulis blog. Saya pikir, setelah makan siang dan beberes, maka akan ada waktu bagi jemari saya untuk menari-nari di atas tuts keyboard leptop. I have lots of stories to share. 😀 😀 Seperti Christa, saya pun merasa alive when i could share stories, be it mine or others. 🙂 … Continue reading Kado bagi Negeri

Idul Adha dalam Hati

Pagi ini, saya dan anjing saya jalan lebih pagi dari biasanya. Kami mengambil rute berbeda dari yang biasa. Jika biasanya kami memulainya dari kanan, hari ini kami ambil dari kiri. Kemudian kami berjalan dari pinggir, mengelilingi pagar komplek. Udara terasa sangat segar. 🙂 Saya menghirupnya banyak-banyak dan berulang-ulang, dan dapat merasakan dinginnya udara pagi masuk … Continue reading Idul Adha dalam Hati

Skill Penting di Era New Normal

Dibutuhkan waktu sebanyak 90 hari untuk dapat mengubah kebiasaan, beradaptasi, penyesuaian, hingga akhirnya dapat menerima suatu keadaan tersebut menjadi gaya hidup. Begitulah info yang pernah saya baca di satu media lokal berkenaan dengan masa pandemi sekarang. Sehabis keluar dari rumah sakit karena sakit di bulan April kemarin, saya masih berusaha pergi belanja kebutuhan sehari-hari ke … Continue reading Skill Penting di Era New Normal

Catatan Paskah

Malam tadi, mata saya melek sampai kira-kira jam setengah dua. Pasalnya, sehabis maghrib saya mengantuk, dan terbangun kembali kira-kira jam sembilan malam. Lantas karena lapar, saya pun makan. Padahal udah jam sembilan malam; mestinya usus diistirahatkan. Tapi kalo perut lapar justru akan susah tidur. Apa kalian kayak gitu juga? Alhasil, karena belum juga mengantuk sehabis … Continue reading Catatan Paskah

Produktif

Hari ini saya lumayan produktif. Produktif di dapur. 😁😁😁 Bangun tidur kira-kira jam setengah enam pagi, langsung cuci muka, berdoa, baca renungan, nulis jurnal. Abis itu lanjut nyiapin sarapan, masak nasi goreng, masak dadar. Trus nyimpanin piring yang udah dicuci (ini makan waktu lho! 😁😁), nyuci piring lagi, feeding my dog. Trus rehat bentar. Pas … Continue reading Produktif

31 Desember

Pagi ini saya terbangun sekitar jam setengah enam. Setelah sarapan dan ngurusin ina-inu, saya melihat seberkas cahaya menyeruak dari balik pepohonan. Malam tadi hujan cukup deras. Dengan keyakinan jalanan pagi ini akan terasa sejuk, saya pun berjalan kaki keluar. And it was right. Jalanan emang terasa segar dan bersih. Adem 🙂 Saya menyusuri jalanan sekitar … Continue reading 31 Desember

Ke Soetta Lagi

Pagi ini saya ke Soetta lagi. Jemput keluarga saya datang dari Sumatera. Udah bisa jadi pekerjaan tetap keknya nih antar jemput pake damri, dari dan ke Bekasi 😁😁😁. Tapi pagi ini tidak sesubuh Kamis kemarin. Saya berencana naik damri jam 9 dari BTC. Tapi, sesampai di BTC, saya tak melihat ada damri ngetem. "Mungkin bentar … Continue reading Ke Soetta Lagi

Katak

Sewaktu masih zaman berkirim pesan secara massal lewat email (kadang satu pesan bisa dikirim sampe ke 40 orang atau lebih), saya pernah menerima satu pesan, berisi cerita renungan tentang katak. Inti ceritanya gini: ada satu katak yang kerap dicemooh katak-katak lain saat si katak ini berusaha berjuang menggapai cita-citanya. Namun, si katak ini terus saja … Continue reading Katak

Bosan

Saya pernah merasa sangat bosan di tempat kerja yang dulu. Rasanya semua hal yang saya lakukan tak ada gunanya. Saya merasa seperti robot yang diprogram orang lain, dan menjalani kehidupan hanya sebatas rutinitas semata, seakan tanpa tujuan. Bangun pagi, siap-siap berangkat, lalu kerja. Di kantor ketemu kawan-kawan, makan siang, sosialisasi dikit, lalu pulang. Besoknya repeat. … Continue reading Bosan