Lo Yakin Udah Siap Nikah?

Kalo ditanya tujuan nikah buat apa, seringkali jawabannya adalah untuk meraih kebahagiaan. Padahal kalo diliat-liat nih ya (maksudnya setelah terjun langsung ke tekape a.k.a setelah dijalani ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…) justru setelah menikah semakin banyak masalah mengantre untuk dihadapi. ๐Ÿ˜ Continue reading “Lo Yakin Udah Siap Nikah?”

Kronik Curhatan

Kalian pernah gak sih, abis curhat bukannya jadi lega tapi malah makin bete gara-gara orang yang kalian curhatin bukannya ngedukung atau setidaknya ngasih ucapan yang menguatkan atau menghibur, tapi malah bikin mood kalian semakin down dan kalian makin malas menghadapi hari? Continue reading “Kronik Curhatan”

Rendah Hati

Bahasan rubrik psikologi harian Kompas edisi Sabtu 27 Mei 2017 kemarin, tentang rendah hati, bagus banget menurut saya. Dan sekarang kalau dengar kata rendah hati, entah kenapa saya otomatis teringat sama Pak Jokowi. Mungkin karena udah terlalu lama enggak punya negarawan yang layak diteladani, yang enggak cuma membangun segelintir kelompoknya saja, melainkan benar-benar bekerja membangun Indonesia. Continue reading “Rendah Hati”

Anak Kambing Pak Jokowi

“pagi ini saya merasa gembira sekali…
alhamdulillah…. tadi pagi telah lahir lagi dua anak kambing yang saya pelihara…
ini coba…
lucu-lucu ini…
niih…
dan…. yang ini… yang ini lahirnya dua minggu yang lalu…
jadi… dua bulan yang lalu lahir satu ekor…
seminggu yang lalu lahir dua ekor…
hari ini lahir dua ekor…
jadi anaknya ada lima dan induknya ada lima…
jadi… sekarang… saya punya kambing totalnya sepuluh…
kelahiran ini adalah rahmat dari Allah…
rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa…
dan kelahiran adalah sebuah pembaharuan…
amanah dan berkah yang bermakna optimisme… untuk masa depan…
di mana ada optimisme, maka di situ ada kecintaan…”

Continue reading “Anak Kambing Pak Jokowi”