Nukilan Buku Different: Perjalanan Ibu & Anak Hidup dengan Mental Disorder

Baru-baru ini, secara enggak sengaja saya menemukan buku berjudul ‘Different’, yang bercerita tentang perjalanan seorang pria bernama Nathan yang didiagnosa severe OCD (obsessive compulsive disorder), ADHD (attention deficit hyperactivity disorder), dan ODD (oppositional defiant disorder). Dalam buku yang ditulis bersama ibunya yang bernama Sally Clarkson, ia menceritakan perjuangan mereka yang butuh bertahun-tahun untuk didapat diagnosanya; yakni, ketika Nathan berusia 15 tahun. Dan iya itu katanya … Continue reading Nukilan Buku Different: Perjalanan Ibu & Anak Hidup dengan Mental Disorder

Harta Karun Kebebasan

What is freedom to you? Apakah kebebasan itu artinya bisa makan sepuasnya tanpa rem? Bisa ngomong apa pun tanpa sensor? Bisa melihat tontonan apa pun sesuka hati? Sebagai makhluk yang punya pikiran dan bisa memutuskan, saya pikir saya dapat bebas menggunakannya sesuka saya, dan saya bebas memikirkan apa yang ingin saya pikirkan. Bebas mengeluarkan pendapat. Bebas melakukan ini dan itu. Pokonya bebas sebebas-bebasnya, tanpa batasan. … Continue reading Harta Karun Kebebasan

Apakah Satu-satunya Cara Menangani Penderitaan Adalah dengan Berusaha Menghilangkannya?

Ada satu chapter yang sangat menarik dalam buku ‘Hikmat Seumur Hidup’ yang ditulis oleh Joni Earackson Tada. Latar belakang Joni adalah: ia seorang perempuan yang mengalami kecelakaan ketika berusia 17 tahun, kemungkinan besar karena miskalkulasi mengenai kedalaman teluk Chesapeake tempatnya berenang kala itu. Kecelakaan tersebut mengakibatkan tubuhnya lumpuh. Namun Joni yakin bahwa ia masih dapat sembuh, dan keyakinannya membuat ia melakukan berbagai cara untuk sembuh.  … Continue reading Apakah Satu-satunya Cara Menangani Penderitaan Adalah dengan Berusaha Menghilangkannya?

Tentang Stres dan Belajar Memercayai Tuhan

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat pencerahan tentang stres melalui buku Jerry Bridges-Trusting God. Dikatakan di situ bahwa apabila kita ingin menjalani hidup yang lebih santai, kita harus belajar hidup dengan agenda tunggal yaitu agenda Allah. Kita cenderung hidup dengan dua agenda, agenda kita dan agenda Allah. Ketegangan antara kedua agenda itulah yang memicu stres. Agenda Allah bagi hidup kita adalah agar kita semakin serupa … Continue reading Tentang Stres dan Belajar Memercayai Tuhan

A Praying Life

Beberapa bulan lalu saya patah hati. Tapi walaupun udah tau bahwa masalah-masalah akan terus muncul dalam perjalanan hidup, ya tetep aja rasa sedih, marah dan kecewa, muncul. Saya berhenti ngeblog and wrote a lot on my daily journal. Kayaknya saya kena depresi ringan juga, karena saya males ketemu orang waktu itu. And i was crying a lot. Tapi, Tuhan semacam ‘memaksa’ saya untuk tetap terhubung … Continue reading A Praying Life

Mencari Jalan Keluar

Sewaktu dirundung masalah, pastilah kita selalu berusaha mencari jalan keluar ya? Saya yakin, enggak ada orang yang senang terus menerus dibelit masalah.

Masalah adalah jarak antara harapan dan kenyataan. Dan kalo gak hati-hati mencari jalan keluar, bisa jadi sewaktu jalan A yang dipilih, bukannya setitik cahaya yang terlihat, melainkan kita malah terperosok makin jauh ke dalam hutan belukar yang makin gelap. Jadi, mencari jalan keluar pun ada seninya juga. 🙂 Continue reading “Mencari Jalan Keluar”

Mereka yang Mencintai Sepenuh Hati

Saya pikir, sebagian manusia di bumi ini sedikitnya menghabiskan enam belas tahun masa hidupnya berhadapan dengan guru. Enam tahun sekolah dasar, tiga tahun sekolah menengah pertama, tiga tahun sekolah menengah atas, empat tahun masa kuliah. Ada guru bahasa, guru agama, olahraga, guru kesenian, kimia, sosiologi, ekonomi, fisika, biologi, dlst. Kalau ditotal, setidaknya ada sekitar lima puluhan guru yang pernah dikenal tiap satu orang murid. Continue reading “Mereka yang Mencintai Sepenuh Hati”